Nama :
Kelas : X IPS 3
Absen : 22
Tugas Individu ! Membuat
Laporan mengenai kehidupan salah satu suku di Indonesia.
1. Nama Suku : Suku Asmat
2. Bangsa yang Menjadi Nenek Moyang : Adat istiadat suku Asmat
mengakui dirinya sebagai anak dewa yang berasal dari dunia mistik atau gaib
yang lokasinya berada di mana mentari tenggelam setiap sore hari. Mereka yakin
bila nenek moyangnya pada jaman dulu melakukan pendaratan di bumi di daerah
pegunungan.
3. Ciri Fisik : Penduduk Asmat pada umumnya memiliki ciri
fisik yang khas,berkulit hitam dan berambut keriting serta kelopak matanya
bulat. Tubuhnya cukup tinggi.
Rata-rata tinggi badan orang Asmat wanita sekitar 162 cm dan tinggi badan laki-laki mencapai 172 cm.
Rata-rata tinggi badan orang Asmat wanita sekitar 162 cm dan tinggi badan laki-laki mencapai 172 cm.
4. Wilayah Tempat Tinggal : Papua, Irian Jaya.
5. Perkembangan Kebudayaan : Suku Asmat adalah suku yang
menganut Animisme, sampai dengan masuknya para Misionaris pembawa ajaran baru,
maka mereka mulai mengenal agama lain selain agam nenek-moyang. Dan kini,
masyarakat suku ini telah menganut berbagai macam agama, seperti Protestan,
Khatolik bahkan Islam. Seperti masyarakat pada umumnya, dalam menjalankan
proses kehidupannya, masyarakat Suku Asmat pun, melalui berbagai proses, yaitu
: Kehamilan, kelahiran, pernikahan, dan kematian.
6. Kehidupan Sosial : Suku
Asmat berada di antara Suku Mappi, Yohukimo dan Jayawijaya di antara berbagai
macam suku lainnya yang ada di Pulau Papua. Sebagaimana suku lainnya yang
berada di wilayah ini, Suku Asmat ada yang tinggal di daerah pesisir pantai
dengan jarak tempuh dari 100 km hingga 300 km, bahkan Suku Asmat yang berada di
daerah pedalaman, dikelilingi oleh hutan heterogen yang berisi tanaman rotan,
kayu (gaharu) dan umbi-umbian dengan waktu tempuh selama 1 hari 2 malam untuk
mencapai daerah pemukiman satu dengan yang lainnya. Sedangkan jarak antara
perkampungan dengan kecamatan sekitar 70 km. Dengan kondisi geografis demikia
7. Kehidupan Keagamaan : Masyarakat
Suku Asmat beragama Katolik,Protestan,dan Animisme yakni suatu ajaran dan
praktek keseimbangan alam dan penyembahan kepada roh orang mati atau patung.
Bagi Suku Asmat ulat sagu merupakan bagian penting dari ritual mereka.Setiap
ritual ini diadakan,dapat dipastikan,kalau banyak sekali ulat yang
dipergunakan. (Kal Muller,Mengenal Papua,2008,hal.31)
8. Kehidupan pada saat ini : Sekarang
biasanya, kira-kira 100 sampai 1000 orang hidup di satu kampung. Setiap kampung
punya satu rumah Bujang dan banyak rumah keluarga. Rumah Bujang dipakai untuk
upacara adat dan upacara keagamaan. Rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga
keluarga, yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri. Hari ini, ada kira-kira
70.000 orang Asmat hidup di Indonesia. Mayoritas anak-anak Asmat sedang
bersekolah.
Komentar
Posting Komentar